Personel Polsek Kahut Edukasi Masyarakat tentang Pungutan Liar

Polres Gunung Mas – Personel Polsek Kahayan Hulu Utara (Polsek Kahut), Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mengedukasi kepada masyarakat setempat tentang bahaya pungutan liar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya keras untuk memerangi praktik ilegal ini dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai hak-hak mereka serta konsekuensi hukum yang terkait dengan pungutan liar. Senin (24/6/24) sekira pukul 12.00 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S,I,K, melalui Kapolsek Kahut Ipda Muklisin, S.H. menjelaskan bahwa pungutan liar adalah praktik ilegal yang merugikan masyarakat. “Pungutan liar dapat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap pelayanan publik. Kami ingin masyarakat kami tahu bahwa mereka memiliki hak untuk tidak membayar pungutan liar, dan kami siap untuk melindungi hak-hak mereka,” ujarnya.

Personel Polsek Kahut telah menjelaskan kepada warga tentang berbagai bentuk pungutan liar yang dapat terjadi, baik yang terkait dengan perizinan, pelayanan publik, maupun keamanan. Masyarakat juga diberikan informasi mengenai mekanisme melaporkan praktik pungutan liar kepada pihak berwajib.

Upaya edukasi ini telah mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat, yang merasa lebih siap dan terinformasi tentang bahaya pungutan liar. Kapolsek berharap kegiatan ini akan membantu mengurangi praktik pungutan liar di wilayahnya dan melindungi hak-hak masyarakat. Kesadaran masyarakat tentang bahaya pungutan liar dan kesiapan mereka untuk melaporkan praktik ini diharapkan akan menjadi faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan bermoral. (ryz)

Polsek Kahut Gencar Sosialisasi Bahaya Lingkungan Akibat Tambang Ilegal

Polres Gunung Mas – Polsek Rungan (Polsek Kahut), Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terus meningkatkan upaya sosialisasi untuk menginformasikan masyarakat tentang bahaya lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang ilegal. Senin (24/6/24) sekira pukul 11.45 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S,I,K, melalui Kapolsek Kahut Ipda Muklisin, S.H. menjelaskan bahwa aktivitas tambang ilegal dapat merusak ekosistem lingkungan, mengurangi kualitas udara, serta memengaruhi sumber air yang digunakan oleh masyarakat. “Kami ingin masyarakat kami lebih sadar akan dampak negatif tambang ilegal terhadap lingkungan dan kesehatan mereka sendiri. Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga dan melindungi alam ini,” kata Kapolsek.

Sosialisasi ini memberikan informasi tentang dampak buruk yang dapat timbul dari tambang ilegal, termasuk deforestasi, pencemaran air, serta gangguan terhadap kehidupan hewan liar. Masyarakat juga diajarkan tentang pentingnya melaporkan aktivitas tambang ilegal kepada pihak berwajib.

Polsek Kahut juga menginformasikan kepada masyarakat mengenai undang-undang yang mengatur aktivitas pertambangan dan sanksi yang dapat dikenakan terhadap pelaku tambang ilegal. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran hukum di antara masyarakat sehingga mereka dapat berperan aktif dalam mencegah aktivitas ilegal ini.

Kapolsek Kahut berharap bahwa upaya ini akan membantu mengurangi aktivitas tambang ilegal dan melindungi lingkungan serta sumber daya alam yang berharga di wilayah ini. Kesadaran masyarakat dan kerja sama antara aparat kepolisian dan warga diharapkan akan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (pkt)

Upaya Personel Polsek Kahut dalam Meminimalisir Kebakaran Hutan dan Lahan

Polres Gunung Mas – Personel Polsek Rungan (Polsek Kahut), Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, upaya proaktif untuk meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sering terjadi di wilayah tersebut. Langkah-langkah ini bertujuan untuk melindungi lingkungan, menjaga keamanan, dan mencegah kerugian yang disebabkan oleh kebakaran. Senin (24/6/24) sekira pukul 11.35 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S,I,K, melalui Kapolsek Kahut Ipda Muklisin, S.H. menjelaskan bahwa upaya ini mencakup pemantauan aktif terhadap potensi Karhutla, patroli lapangan, serta kerja sama dengan instansi terkait. “Kami berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kami. Dengan kerja sama yang kuat dengan masyarakat dan lembaga terkait, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Rungan bekerja sama dengan Instansi terkait dalam melakukan pemantauan dan pemadaman kebakaran yang terdeteksi. Hal ini menjadi langkah kunci dalam merespons kebakaran dengan cepat sehingga dapat diatasi sebelum meluas.

Kerja sama dengan masyarakat juga menjadi fokus utama upaya ini. Polsek Kahut telah memberikan edukasi kepada warga setempat tentang bahaya Karhutla, penggunaan api terbuka yang aman, dan pentingnya melaporkan kejadian kebakaran segera. Ini menciptakan kesadaran dan persiapan masyarakat dalam menghadapi situasi Karhutla. (krh)

Personel Polsek Kahut Siap Siaga dalam Menghadapi Perubahan Debit Air

Polres Gunung Mas – Personel dari Polsek Rungan (Polsek Kahut), Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, telah meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan debit air yang dapat mengakibatkan banjir. Senin (24/6/24) sekira pukul 11.30 WIB.

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K. melalui Kapolse Kahut Ipda Muklisin, S.H. menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat yang berkaitan dengan perubahan debit air. “Kita tidak pernah tahu kapan cuaca buruk atau kenaikan tiba-tiba dalam debit air dapat mengakibatkan banjir. Oleh karena itu, personel kami selalu siap siaga untuk merespons perubahan situasi dengan cepat dan efektif,” ujarnya.

Selain kesiapsiagaan, Polsek Kahut juga telah meningkatkan kerja sama dengan lembaga terkait, untuk memonitor perubahan debit air dan mendapatkan informasi cuaca yang akurat. Hal ini membantu merespons dengan cepat ketika situasi membutuhkan tindakan, Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi proaktif untuk melindungi dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Polsek Kahut juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat setempat tentang bahaya banjir dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Ini menciptakan kesadaran dan persiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Kapolsek berharap upaya ini akan membantu mengurangi risiko dan kerugian yang disebabkan oleh banjir di wilayahnya. Kesadaran masyarakat dan kesiapsiagaan personel Polres Gunung Mas diharapkan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan debit air dan situasi banjir yang mungkin terjadi di masa mendatang. (sp)

Patroli dan Monitoring Objek Vital di Tewah Jelang Pilkada 2024

Polres Gunung Mas – Menjelang tahapan Pilkada 2024, Polsek Tewah meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan patroli dan monitoring di objek vital di wilayah kecamatan Tewah, Gunung Mas (gumas), Kalteng. Senin (24/6/24) pukul 10.00 WIB.

Personil Polsek Tewah menyambangi warga di objek vital seperti Bank BRI dan Bank BPK. Mereka menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga dan nasabah bank agar tetap waspada dan menjaga keamanan selama tahapan pilkada berlangsung.

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K. melalui Kapolsek Tewah, Iptu Imam Maliki, S.Tr.K., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Dengan dilaksanakan patroli dan monitoring Obyek Vital kecamatan Tewah, kegiatan ini sebagai bentuk upaya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan dan masyarakat merasa aman dengan kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat,” ujar Iptu Imam Maliki.

Patroli dan monitoring objek vital ini akan terus dilakukan oleh Polsek Tewah hingga tahapan pilkada selesai. (sp)

Kapolres Gunung Mas Dukung Gerakan Coklit Serentak di Kabupaten Gunung Mas

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K. turut hadir dalam Apel Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Daftar Pemilih Untuk Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Gunung Mas. Senin (24/6/24) pukul 09.15 WIB.

Apel ini dilaksanakan di halaman Kantor KPU Gunung Mas, Jalan Letjend Soeprapto, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Gunung Mas (gumas), Kalteng.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekda Kabupaten Gunung Mas Richard, F. L., S.T., Ketua Komisioner KPU Gunung Mas Elfrinst G. Tumon, Kajari Gunung Mas Sahroni, S.H., Kepala Pengadilan Negeri Kuala Kurun Galih Bawono, S.H., M.H., Ketua Komisioner Bawaslu Kabupaten Gunung Mas Yepta H. Jinal, S.Sos, dan Anggota KPU Provinsi Kalteng yang diwakili oleh Komisioner Wawan Wiratmaja, S.T., M.Si.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Gunung Mas Elfrinst G Tumon menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di 12 kecamatan se-Kabupaten Gunung Mas dengan jumlah seluruh Pantarlih sebanyak 320 orang dan untuk TPS berjumlah 319 TPS hasil pemetaan sementara KPU.

“saya menekankan pentingnya peran Pantarlih dalam memastikan data pemilih yang akurat dan valid,” tegasnya.

Anggota KPU Provinsi Kalteng Wawan Wiratmaja, S.T., M.Si. juga memberikan sambutan dan arahan kepada para Pantarlih.

“saya mengingatkan bahwa tugas Pantarlih sangat penting dalam menentukan hak pilih warga negara dan memastikan kelancaran Pilkada 2024,” ujarnya

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Gunung Mas yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Gunung Mas Ricard F L, S.T., menyambut baik acara ini dan menekankan pentingnya peran Pantarlih dalam mensukseskan Pilkada 2024.

“saya menyatakan bahwa Pemerintah Daerah siap mensuport dan mengawal proses Data Pemilih,” sambutan Pj Bupati Gunung Mas dibacakan Ricard F L, S.T.

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K. menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Coklit Serentak di Kabupaten Gunung Mas. Ia berharap agar para Pantarlih dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional sehingga menghasilkan data pemilih yang akurat dan valid. (sp)

Wakapolres Gunung Mas Tekankan Kewaspadaan Petugas Jaga Tahanan

Polres Gunung Mas – Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, S.H. memimpin apel jam pimpinan di lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gunung Mas. Senin (24/6/24) pukul 07.30 WIB.

Dalam arahannya, Wakapolres menekankan kewaspadaan petugas jaga tahanan dan tanggung jawab perwira pengawas (pawas) terutama pada hari libur.

Kapolres Gunung Mas, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K. melalui Waka Kompol Indras Purwoko, S.H. mengingatkan petugas jaga tahanan untuk lebih berhati-hati dan waspada saat bertugas. Ia menekankan pentingnya melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi tahanan dan lingkungan sekitar.

“Pastikan semua pintu dan jendela sel terkunci dengan benar. Lakukan pengecekan terhadap kondisi fisik dan mental tahanan secara berkala. Laporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pawas,” ujar Wakapolres.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan pawas untuk bertanggung jawab penuh atas segala kejadian yang terjadi selama hari tersebut.

“Pawas harus memastikan semua kegiatan operasional berjalan dengan lancar. Jangan ragu untuk mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran,” tegas Wakapolres.

Di akhir arahannya, Wakapolres berharap seluruh anggota Polres Gunung Mas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama bertugas. (sp)

Polsek Kurun Prioritaskan Keselamatan Masyarakat dari Kebakaran Hutan

Polres Gunung Mas – Personel Polsek Kurun, Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, upaya proaktif untuk meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sering terjadi di wilayah tersebut. Langkah-langkah ini bertujuan untuk melindungi lingkungan, menjaga keamanan, dan mencegah kerugian yang disebabkan oleh kebakaran. Minggu (23/6/24) sekira pukul 11.35 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S,I,K, melalui Kapolsek Kurun Ipda Muhammad Fajar Sidiq, S.Tr.K., menjelaskan bahwa upaya ini mencakup pemantauan aktif terhadap potensi Karhutla, patroli lapangan, serta kerja sama dengan instansi terkait. “Kami berkomitmen untuk melindungi lingkungan dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kami. Dengan kerja sama yang kuat dengan masyarakat dan lembaga terkait, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Kurun bekerja sama dengan Instansi terkait dalam melakukan pemantauan dan pemadaman kebakaran yang terdeteksi. Hal ini menjadi langkah kunci dalam merespons kebakaran dengan cepat sehingga dapat diatasi sebelum meluas.

Kerja sama dengan masyarakat juga menjadi fokus utama upaya ini. Polsek Kurun telah memberikan edukasi kepada warga setempat tentang bahaya Karhutla, penggunaan api terbuka yang aman, dan pentingnya melaporkan kejadian kebakaran segera. Ini menciptakan kesadaran dan persiapan masyarakat dalam menghadapi situasi Karhutla. (krh)

Debit Air Terkendali: Personel Polsek Kurun Berikan Rasa Aman pada Warga

Polres Gunung Mas – Personel Polsek Kurun, Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, telah meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan debit air yang dapat mengakibatkan banjir. Minggu (23/6/24) sekira pukul 11.00 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S,I,K, melalui Kapolsek Kurun Ipda Muhammad Fajar Sidiq, S.Tr.K., menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat yang berkaitan dengan perubahan debit air. “Kita tidak pernah tahu kapan cuaca buruk atau kenaikan tiba-tiba dalam debit air dapat mengakibatkan banjir. Oleh karena itu, personel kami selalu siap siaga untuk merespons perubahan situasi dengan cepat dan efektif,” ujarnya.

Selain kesiapsiagaan, Polsek Kurun juga telah meningkatkan kerja sama dengan lembaga terkait, untuk memonitor perubahan debit air dan mendapatkan informasi cuaca yang akurat. Hal ini membantu merespons dengan cepat ketika situasi membutuhkan tindakan, Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi proaktif untuk melindungi dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Polsek Kurun juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat setempat tentang bahaya banjir dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Ini menciptakan kesadaran dan persiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Kapolsek berharap upaya ini akan membantu mengurangi risiko dan kerugian yang disebabkan oleh banjir di wilayahnya. Kesadaran masyarakat dan kesiapsiagaan personel Polsek Kurun diharapkan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan debit air dan situasi banjir yang mungkin terjadi di masa mendatang. (sp)

Polsek Sepang Ajak Warga Peduli hingga Pungutan Liar Punah

Polres Gunung Mas – Personel Polsek Sepang, Polda Kalteng, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mengedukasi kepada masyarakat setempat tentang bahaya pungutan liar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya keras untuk memerangi praktik ilegal ini dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai hak-hak mereka serta konsekuensi hukum yang terkait dengan pungutan liar. Minggu (23/6/24) sekira pukul 10.00 WIB.

Saat dikonfirmasi Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa, S,I,K, melalui Kapolsek Sepang Iptu Debby Soesilo, S.E., menjelaskan bahwa pungutan liar adalah praktik ilegal yang merugikan masyarakat. “Pungutan liar dapat merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap pelayanan publik. Kami ingin masyarakat kami tahu bahwa mereka memiliki hak untuk tidak membayar pungutan liar, dan kami siap untuk melindungi hak-hak mereka,” ujarnya.

Personel Polsek Sepang telah menjelaskan kepada warga tentang berbagai bentuk pungutan liar yang dapat terjadi, baik yang terkait dengan perizinan, pelayanan publik, maupun keamanan. Masyarakat juga diberikan informasi mengenai mekanisme melaporkan praktik pungutan liar kepada pihak berwajib.

Upaya edukasi ini telah mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat, yang merasa lebih siap dan terinformasi tentang bahaya pungutan liar. Kapolsek berharap kegiatan ini akan membantu mengurangi praktik pungutan liar di wilayahnya dan melindungi hak-hak masyarakat. Kesadaran masyarakat tentang bahaya pungutan liar dan kesiapan mereka untuk melaporkan praktik ini diharapkan akan menjadi faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan bermoral. (ryz)

ewepedia.app
AgenMicat
Koleksi Bacol China Terlengkap
The SecretY - Explore Hidden Content
Muber Media - AI Image Collection
Tempat Nongkrong dan Hiburan


Info Terkini Dunia Teknologi Dan Gadget

Digital Magazine Free
JAV SUbtitle Indonesia
Sing Temping Pentike
Bokep Viral 2025
Koleksi Cerita Dewasa Tebaru
Bokep Indo Terbaru
TemFlix Library
Nonton FTV Indonesia Gratis
Berbagi Info Penting
Informasi Study
Watch JAV Subtitle Online Free