Jemaat Gunung Mas Rayakan Tahun Baru 2025 dengan Aman
Kuala Kurun – Umat Kristiani di Kabupaten Gunung Mas merayakan ibadah awal tahun 2025 dengan khidmat dan aman. Pengamanan ketat dari Polres Gunung Mas, Polsek jajaran, TNI Pabung 1016-PLK Kabupaten Gunung Mas, dan Koramil jajaran memastikan perayaan berjalan lancar di seluruh gereja di wilayah Gunung Mas. Rabu (1/1/2025) pagi.
Pelaksanaan pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Telabang 2024, yang bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam merayakan tahun baru. Sebelum ibadah dimulai, petugas melakukan apel konsolidasi, sterilisasi gereja, pengecekan barang bawaan jemaat, dan pengaturan lalu lintas di sekitar gereja.
“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang merayakan ibadah awal tahun. Pengamanan ini melibatkan personel gabungan Polri dan TNI, dan kami juga memanfaatkan CCTV untuk memantau situasi,” ujar Kapolres Gunung Mas, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K.
Ibadah awal tahun 2025 di berbagai gereja di Kabupaten Gunung Mas dihadiri oleh ratusan jemaat. Tema “Marilah Sekarang Kita Pergi Ke Betlehem (Lukas 2:15)” menjadi pesan utama di sebagian besar gereja, mengajak umat untuk merenungkan makna kelahiran Yesus Kristus. Gereja GKE Bukit Sion di Kecamatan Manuhing mengusung tema yang sedikit berbeda, yaitu “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi (Lukas 2:14)”.
Berikut rincian pelaksanaan ibadah dan pengamanan di beberapa gereja di Kabupaten Gunung Mas:
* Kecamatan Kurun: GKE Estomihi (200 jemaat), Gereja Katolik Santo Arnoldus Janssen (300 jemaat), GKE Sion Tampang Tumbang Anjir (500 jemaat), dan GBI Syaloom Tampang Tumbang Anjir (150 jemaat). Masing-masing gereja dijaga oleh personel Polri dan TNI serta dilengkapi CCTV.
* Kecamatan Tewah: GKE Pandohop (150 jemaat) dengan pengamanan dari Polri dan TNI serta CCTV.
* Kecamatan Sepang: GKE Immanuel (150 jemaat) dan GKE Sion Sepang Simin (150 jemaat), keduanya dijaga oleh personel Polri dan TNI serta dilengkapi CCTV.
* Kecamatan Kahut: GKE Efata (200 jemaat) dengan pengamanan dari Polri dan CCTV.
* Kecamatan Rungan: GKE Gloria (150 jemaat) dengan pengamanan dari Polri dan CCTV.
* Kecamatan Manuhing: GKE Bukit Sion (150 jemaat) dengan pengamanan dari Polri dan TNI serta CCTV.
Situasi di seluruh gereja dilaporkan aman dan kondusif. Kehadiran petugas keamanan memberikan rasa tenang bagi jemaat yang hadir, sehingga mereka dapat merayakan ibadah awal tahun dengan khusyuk. (sp)