Polsek Kahut Ajak Warga Jaga Kelestarian Alam Gumas
Tumbang Miri – Komitmen menjaga kelestarian alam dan mencegah bencana kabut asap terus diperkuat oleh jajaran kepolisian di penghujung tahun 2025. Personel Polsek Kahayan Hulu Utara (Kahut) bersama anggota TNI melaksanakan patroli gabungan dan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kelurahan Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Jumat (9/1/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WIB ini dipimpin oleh Bripka Rival S. bersama Briptu Charly dan Bripda Tori A.F., serta didampingi oleh Babinsa setempat. Tim gabungan menyisir area yang berpotensi menjadi titik rawan Karhutla sekaligus menyambangi warga secara langsung untuk memberikan edukasi mengenai bahaya pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan poin-poin penting dalam Maklumat Kapolda Kalteng serta peraturan perundang-undangan terkait perlindungan lingkungan hidup. Petugas memberikan pemahaman tegas bahwa tindakan membakar hutan dan lahan merupakan pelanggaran hukum berat yang diancam dengan hukuman pidana penjara serta denda materil yang sangat tinggi.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kahayan Hulu Utara, Ipda Muklisin, S.H., menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan Polri adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas lingkungan di wilayah hukumnya.
“Kegiatan hari ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, baik dari sisi keamanan maupun kelestarian alam. Bersama rekan-rekan TNI, kami terus mengedukasi warga Tumbang Miri agar memahami konsekuensi hukum dari Karhutla. Kami ingin memastikan masyarakat menyambut tahun baru 2026 dengan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman kabut asap,” ujar Ipda Muklisin.
Kapolsek juga menambahkan bahwa pendekatan dialogis ini sangat efektif untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga hutan sebagai warisan anak cucu.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar membuka lahan atau perkebunan dengan cara yang ramah lingkungan dan tidak dibakar. Kami tidak ingin ada warga yang berurusan dengan hukum karena ketidaktahuan. Mari kita jaga Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau tetap hijau dan asri. Sejauh ini, pantauan di lapangan menunjukkan situasi yang sangat kondusif,” pungkasnya.
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah Kelurahan Tumbang Miri dilaporkan aman dan tertib. Sinergi yang ditunjukkan oleh personel Polsek Kahut dan TNI mendapat apresiasi dari warga, yang merasa lebih teredukasi mengenai pentingnya menjaga alam dari bahaya kebakaran hutan. (sp)