Wujudkan Polri Presisi, Polsek Kurun Siaga Pastikan Kuala Kurun Aman dari Dampak Cuaca Ekstrem
Kurun – Menghadapi potensi cuaca ekstrem di penghujung tahun, jajaran Polsek Kurun, Polres Gunung Mas (Gumas), terus meningkatkan kewaspadaan melalui langkah-langkah preventif. Salah satunya dengan melakukan pemantauan rutin terhadap debit air Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan di Kelurahan Kurun, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini difokuskan pada pengecekan indikator ketinggian air untuk mendeteksi potensi bencana banjir secara dini. Berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, ketinggian air Sungai Kahayan saat ini masih berada dalam batas normal dan tidak menunjukkan potensi yang dapat mengakibatkan luapan air ke pemukiman warga.
Selain memantau debit air, personel Polsek Kurun juga melakukan pendataan terhadap potensi bencana lainnya seperti tanah longsor dan puting beliung. Hingga berita ini diturunkan, seluruh kategori bencana tersebut dilaporkan Nihil, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materiil.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kurun, Iptu Chintya Pradjipta Putri, S.Tr.K., menegaskan bahwa monitoring ini merupakan wujud pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya yang bermukim di pinggiran sungai.
“Sesuai arahan Bapak Kapolres untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi jelang pergantian tahun, pagi ini kami telah melakukan pengecekan debit air Das Sungai Kahayan. Hasilnya, situasi terpantau sangat kondusif dan level air masih dalam batas aman. Kami ingin memastikan warga tidak perlu cemas, namun tetap kami imbau untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang tiba-tiba,” ujar Iptu Chintya.
Ia juga menambahkan bahwa personel Polsek Kurun akan terus bersiaga 24 jam untuk memantau situasi Kamtibmas dan perkembangan kondisi alam di seluruh wilayah hukum Polsek Kurun.
“Keamanan warga adalah prioritas kami. Selain mengecek debit air, personel di lapangan juga aktif memberikan edukasi kepada warga bantaran sungai agar segera melapor ke polsek atau melalui layanan 110 jika melihat adanya kenaikan air yang signifikan. Sejauh ini, situasi aman dan terkendali,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan monitoring rutin ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Kurun dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, sembari tetap menjaga kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar di tengah musim penghujan. (sp)